CINTA (Cara Jitu Menarik Perhatian Audiens)
CINTA (Cara Jitu Menarik Perhatian Audiens)

Sobat, pernahkah Anda melihat seseorang yang sedang melakukan presentasi tapi suara yang dihasilkan terdengar monoton? Atau Anda sendiri merasa bahwa suara yang Anda hasilkan saat presentasi terdengar memang biasa saja oleh audiens? 

Beberapa orang yang presentasi hanya fokus pada pesan yang ingin disampaikan, tapi mereka lupa bahwa setiap pesan perlu disampaikan dengan nada suara yang berbeda, dengan intonasi, bahkan dengan tempo yang berbeda. Loh kenapa? Karena ujung dari presentasi adalah meyakinkan, mempengaruhi sampai mengajak orang untuk bertindak. Para sales representatif tidak berhasil closing, salah satu diantaranya, saat presentasi calon konsumen merasa suara yang dikeluarkan tidak meyakinkan. Seorang trainer akhirnya tidak diperpanjang kelasnya, karena tidak memaksimalkan unsur suaranya yang terkesan datar, bahkan sampai ada audiens yang bilang, “trainernya kurang menjiwai pesan yang disampaikan”.

Bayangkan jika kita hanya menyampaikan pesan dengan suara yang datar ditambah tidak ada penekanan pada kalimat yang kita anggap penting? 

Ingat, pesan yang kita sampaikan perlu menyentuh emosional audiens. karena emosi yang menggerakan raga. Audiens akan merasa yakin, jika kalimat yang kita sampaikan bisa dibalut dengan nada suara dan volume yang bisa dimainkan sesuai dengan pesan. Dilengkapi intonasi yang konsisten di setiap pesan yang dianggap penting. 

speakers

Saya berani bilang, Kalau pun Anda berbohong saat menyampaikan pesan, tapi ketika Anda menyampaikannya dengan suara yang meyakinkan, percayalah, sebagian dari audiens yang hadir akan percaya terhadap apa yang Anda sampaikan. Itulah kedahsyatan dari memaksimalkan suara. Tapi jangan dijadikan sarana untuk sering berbohong ya.. 

 

So, para sobat yang berbahagia, mulai sekarang, saat Anda diminta untuk presentasi, mengajar, atau pun melakukan klarifikasi, Pesan yang Anda akan sampaikan perlu dibalut dengan TIPS untuk memaksimalkan suara Anda saat menyampaikan pesan.

TIPS :

Tone, Jika Anda sedang menceritakan seseorang yang yang terjatuh saat mengendari motor, visualisasikanlah bunyinya, seperti “Gubrak”, itu salah satu cara untuk menarik perhatian audiens. Tone, bunyi dari sebuah pesan.

Intonasi, Kalau Anda pernah nonton berita gosip dengan judul acara “SILET”, maka Anda pasti mengingat Fenny rose yang dengan penuh keyakinan, mengatakan “Akankan ini hanya sebuah gosip atau memang sebuah fakta?! Kita akan kupas lebih tajam setajam, SILET!” yes, ini dia, penekanan pada kata-kata tertentu dalam sebuah kalimat yang dianggap penting untuk disimak.

Pitch, Anda akan menyampaikan pesan dengan memperhatikan pesan mana yang layak diberi nada tinggi, pesan mana yang layak diberi nada rendah dan pesan mana yang cocok Anda beri nada yang biasa kita gunakan ketika komunikasi dengan lawan bicara.

Speed, Seperti lagu yang sering kita putar, adakalanya lagu tersebut dimulai dari tempo yang lambat, sedang kemudian cepat. Sama halnya saat kita menyampaikan pesan, kita perlu tahu dimana pesan tersebut disampaikan dengan tempo lambat atau cepat. Jika sedang menyampaikan sesuatu yang sensitif dan emosional, tentu tempo lambat cocok untuk menyampaikan pesan tersebut.

 

Sobat, ketahuilah saat kita menyampaikan pesan dengan memperhatikan TIPS (Tone, Inotnasi, Pitch & Speed), secara langsung akan mempengaruhi ekspresi, gestur dan postur kita. Bayangkan jika verbal atau kalimat-kalimat yang Anda sampaikan sudah tersusun dengan baik, ditambah suara Anda yang begitu optimal serta bahasa tubuh yang bergerak sesuai pesan, tentu saja Anda tergolong manusia yang siap presentasi dengan percaya diri.

 

Semoga TIPS dapat membuat sobat berbicara lebih berdampak, bukan asal cuap!

 

Salam,

Ahmad Madu

Share With :

Facebook LinkedIn Twitter
LEAVE A REPLY

Name

Email

Comment